SEKILAS INFO
: - Senin, 21-09-2020
  • 3 minggu yang lalu / Kepada seluruh mahasiswa peserta PPL/PKL & KKN Tahun 2020, diimbau untuk segera memenuhi persyaratan administrasi PPL/PKL & KKN. Informasi tentang persyaratan administrasi bisa diakses melalui menu Download. Terimakasih. “Salam Khidmat, Untuk Umat”.
  • 8 bulan yang lalu / Masa KHS sudah mulai dan segera buka masa KRS, bagi mahasiswa yang belum cetak KHS segera hubungi admin dan segera lakukan Input KRS, sebelumnya jangan lupa Registrasikan dulu NIM mu ke Admin
  • 8 bulan yang lalu / Semua Mahasiswa silahkan download Kalender Akademik dan Jadwal Perkuliahan di menu Downlaod

Selengkapnya :

http://www.kompasiana.com/ilal/5-pendekatan-dalam-penelitian-kualitatif_55300cd76ea8341e158b4581

Penjelasan singkat mengenai pendekatan dengan menggunakan metode kualitatif menurut John W. Creswell ada 5, yaitu:

Studi Naratif Studi naratif

Studi Naratif Studi naratif bisa didefinisikan sebagai studi yang berfokus pada narasi, cerita, atau deskripsi tentang serangkaian peristiwa terkait dengan pengalaman manusia. Studi ini bisa mencakup banyak hal, antara lain;

Biografi yaitu narasi tentang pengalaman orang lain.
Auto-etnografi atau autobiografi yaitu pengalaman yang ditulis sendiri oleh subjek penelitian.
Sejarah kehidupan yaitu rekaman sejarah utuh tentang kehidupan seseorang.
Sejarah tutur yaitu sejarah kehidupan yang diperoleh dari hasil ingatan peneliti.

Prosedur yang digunakan biasanya berupa restoring, yakni penceritaan kembali cerita tentang pengalaman individu, atau progresif-regresif, di mana peneliti memulai dengan suatu peristiwa penting dalam kehidupan sang partisipan.

Pengumpulan datanya dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Analisisnya berpijak pada kronologi peristiwa yang menekankan pada titik-balik atau ephiphanies dalam kehidupan partisipan.

Studi fenomenologi

Merupakan studi yang berusaha mencari “esensi” makna dari suatu fenomena yang dialami oleh beberapa individu. untuk menerapkan riset fenomenologis, peneliti bisa memilih antara fenomenologi hermeneutik yaitu yang berfokus pada “penafsiran” teks-teks kehidupan dan pengalaman hidup atau fenomenologi transendental dimana peneliti berusaha meneliti suatu fenomena dengan mengesampingkan prasangka tentang fenomena tersebut.

Prosedurnya yang terkenal adalah Epoche (pengurungan), yakni suatu proses di mana peneliti harus mengesampingkan seluruh pengalaman sebelumnya untuk memahami semaksimal mungkin pengalaman dari para partisipan.

Analisisnya berpijak pada horizonalisasi, di mana peneliti berusaha meneliti data dengan menyoroti pernyataan penting dari partisipan untuk menyediakan pemahaman dasar tentang fenomena tersebut.

Studi Grounded Theory

Studi grounded theory menekankan upaya peneliti dalam melakukan analisis abstrak terhadap suatu fenomena, dengan harapan bahwa analisis ini dapat menciptakan teori tertentu yang dapat menjelaskan fenomena tersebut secara spesifik. Grounded theory bisa dilakukan dengan berpijak pada pendekatan prosedur sistematis yang memanfaatkan kausalitas, konsekuensi, coding selektif, dan sebagainya dari fenomena yang diteliti atau prosedur konstruktivis yang memanfaatkan pengumpulan data dengan cara memoing terhadap pandangan, keyakinan, nilai, atau idelogi daripara partisipan.

Prosedur grounded theory umumnya berpijak pada coding terbuka atas kategori data, selanjutnya coding aksial di mana data disusun dalam suatu diagram logika, dan terakhir mengidentifikasi konsekuensi dari proses coding tersebut, agar bisa sepenuhnya mengembangkan suatu model teoritis tertentu.

Studi Etnografis

Studi etnografis berusaha meneliti suatu kelompok kebudayaan tertentu berdasarkan pada pengamatan dan kehadiran peneliti di lapangan dalam waktu yang lama. pada umumnya, ada dua tipe etnografi yaitu etnografi realis dimana peneliti berperan sebagai pengamat “objektif”, merekam fakta dengan sikap yang tidak memihak dan etnografi kritis dimana studinya diarahkan untuk meneliti sistem kultural dari kekuasaan, hak istimewa, dan otoritas dalam masyarakat untuk menyuarakan aspirasi kaum marjinal dari berbagai kelas, ras dan gender.

Prosedurnya sering kali berdasar pada pendekatan holistik untuk memotret kelompok kebudayaan tertentu yang analisisnya memanfaatkan data emik (pandangan partisipan) dan data etis (pandangan peneliti) untuk tujuan praktis dan/atau advokatoris demi kepentingan kelompok kebudayaan itu sendiri.

Studi Kasus

Studi kasus merupakan salah satu jenis pendekatan kualitatif yang menelaah sebuah “kasus” tertentu dalam konteks atau setting kehidupan nyata kontemporer. Peneliti studi kasus dapat memilih tipe penelitiannya berdasarkan tujuan, yakni studi kasus instrumental tunggal yang berfokus pada satu isu atau persoalan tertentu, studi kasus kolektif yang memanfaatkan beragam kasus untuk mengilustrasikan suatu persoalan penting dari berbagai perspektif, studi kasus intrinsik yang fokusnya adalah pada kasus itu sendiri, karena dianggap unik atau tidak biasa.

Prosedur utamanya menggunakan sampling purposeful (untuk memilih kasus yang dianggap penting), yang kemudian dilanjutkan dengan analisis holistik atas kasus tersebut melalui deskripsi detail atas pola-pola, konteks dan setting di mana kasus itu terjadi. sumber: Buku “Penelitian Kualitatif dan Desain Riset, memilih diantara lima pendekatan” oleh John W. Creswell pustaka pelajar edisi 3.

Bagikan :

TINGGALKAN KOMENTAR

Data Kampus

STAI AS-SHIDDIQIYAH

NSPTI : 347446868

Jalan Lintas Timur KM.123
KEC. Lempuing Jaya
KAB. Ogan Komering Ilir
PROV. Sumatera Selatan
KODE POS 30652

Kalender Masehi

September 2020
S S R K J S M
« Agu    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930